Skip to content
Development

Linux Boot Stop di Maintenance Mode? Ini Cara Fix-nya!

January 14, 2025
6 min
Teknopulse
Linux Boot Stop di Maintenance Mode? Ini Cara Fix-nya!

Linux Boot Stop di Maintenance Mode? Ini Cara Fix-nya!

**Pagi-pagi pengin coding, eh laptop malah nongol prompt "Press Ctrl-D to continue". Jantung mau copot. Ternyata cuma masalah filesystem yang error. Ini cerita dan solusinya.** πŸ’»

---

Kemarin aku ngalamin hal yang bikin deg-degan: laptop tua ku coba pakai MX Linux dan ternyata gak mau boot ke GUI.

Yang muncul cuma:

Press Ctrl-D to continue or enter root password for maintenance

Duh, jantung langsung dag-dig-dug. Apa data saya ilang? Apa saya harus reinstall?

Setelah berjuang, (dibantu Google..hehehe) Ternyata masalahnya bisa diperbaiki. Dan ini caranya.

---

Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Sebelum ke solusi, kita perlu ngerti dulu apa yang bikin Linux berhenti di maintenance mode.

Linux biasanya akan:

1. Nge-check filesystem saat boot

2. Kalau ada error yang serius, stop di maintenance mode

3. Nunggu admin (kita) untuk perbaiki

Ini adalah **fitur keamanan**, bukan bug. Linux mencegah boot normal kalau ada filesystem error supaya kerusakan gak makin parah.

---

Cara Mengetahui Masalahnya

Saat laptop udah boot dan kamu bisa login, cek dulu apa yang salah:

**1. Cek kernel messages untuk error:**

sudo dmesg | grep -i "fail\|error" | tail -30

**2. Cek status filesystem:**

lsblk -f

**3. Cek log boot:**

sudo tail -100 /var/log/boot

Di kasus yang aku alami, ketemu masalah ini di dmesg:

EXT4-fs (sda5): warning: mounting fs with errors, running e2fsck is recommended
EXT4-fs (sda5): error count since last fsck: 2

**Partisi `/dev/sda5` (itu `/home` saya) ada filesystem error!** 😱

---

Langkah Perbaikan: The Fix

Nah, ini bagian yang penting. **Jangan langsung reboot!** Baca dulu sampai selesai.

Saat Boot Stop di Maintenance Mode:

**1. Jangan tekan Ctrl-D dulu!**

Kalau kamu tekan Ctrl-D, boot akan lanjut tapi filesystem yang error tetap gak diperbaiki. Nanti bakal kejadian lagi.

**2. Masukkan root password**

Kalau diminta password, masukkan root password kamu. Kalau gak diminta, kamu langsung dapat akses root shell.

**3. Cek partisi yang bermasalah**

Di kasus saya, partisi `/dev/sda5` (mount point `/home`) yang error. Kalau kamu gak tahu partisi mana yang error, jalankan:

dmesg | grep -i "ext4.*error"

**4. Jalankan e2fsck untuk repair filesystem**

e2fsck -y /dev/sda5

Ganti `/dev/sda5` dengan partisi kamu yang error.

**Penjelasan flag:**

  • `-y` = otomatis jawab "yes" untuk semua pertanyaan repair
  • Kalau gak pake `-y`, e2fsck akan tanya confirmasi untuk setiap repair

**5. Tunggu sampai selesai**

e2fsck akan:

  • Scan seluruh filesystem
  • Temukan error (corrupted inodes, bad blocks, dll)
  • Repair otomatis semua yang bisa diperbaiki

Proses ini bisa memakan waktu 5-30 menit, tergantung ukuran partisi dan seberapa parah error-nya.

**6. Setelah selesai, ketik:**

exit

Atau tekan `Ctrl-D` untuk lanjut boot.

---

Hasil: Boot Berhasil! πŸŽ‰

Setelah e2fsck selesai dan repair filesystem:

1. Boot lanjut normal

2. Semua data tetap ada βœ…

3. Gak perlu reinstall βœ…

4. Masalah solved

Di kasus saya, filesystem error-nya cuma 2 corrupted inodes. e2fsck repair dalam waktu kurang dari 5 menit.

---

Kenapa Filesystem Bisa Error?

Banyak hal yang bisa bikin filesystem error:

**1. Hard shutdown**

  • Matiin laptop pakai tombol power
  • Listrik tiba-tiba mati
  • Battery habis pas ada write operation

**2. Bad sectors di hard disk**

  • Hard disk sudah lemah
  • Shock/jatuh

**3. Kernel bug atau crash**

  • Kernel panic pas write operation
  • Driver issue

**4. Corrupted saat update**

  • Update gak selesai
  • Package manager crash

Di kasus saya, kemungkinan karena sering hard shutdown (battery habis karena sudah umur).

---

Prevention: Cara Supaya Gak Kejadian Lagi

Supaya masalah ini gak repeat:

**1. Shutdown dengan benar**

Selalu gunakan:

sudo shutdown -h now
# atau
sudo systemctl poweroff

**2. Cek health hard disk secara berkala**

sudo smartctl -a /dev/sda

Cek:

  • Reallocated sector count (kalau gak 0, waspada)
  • Current pending sector
  • Overall health SMART status

**3. Schedule regular filesystem check**

Edit fstab dan tambahkan check interval:

# Cek UUID partisi dulu
sudo blkid

# Edit fstab
sudo nano /etc/fstab

Tambahkan pass check (field terakhir):

UUID=xxx    /home    ext4    defaults,noatime    0    2

Angka `2` berarti: check filesystem setiap beberapa boot.

**4. Backup data penting**

Ini yang paling penting. Biarpun sehat-sehatnya system, backup tetap wajib.

---

Troubleshooting Tambahan

Kalau setelah jalankan e2fsck masih ada masalah:

**Masih gak bisa boot?**

Coba recovery mode:

1. Boot ke GRUB advanced options

2. Pilih "recovery mode"

3. Pilih "root" (drop to root shell)

4. Jalankan e2fsck lagi

**e2fsck gak jalan karena filesystem mounted?**

Kalau partisi sudah mount, e2fsck gak akan jalan (untuk safety).

Unmount dulu:

sudo umount /dev/sda5
sudo e2fsck -y /dev/sda5
sudo mount /dev/sda5

Kalau gak bisa unmount (karena butuh untuk login), gunakan mode maintenance seperti di atas.

**Data hilang setelah repair?**

e2fsck mungkin memindahkan corrupted files ke:

lost+found/

Cek folder ini di root partition yang direpair.

---

Oke bang: Jangan Panik

Saat pertama lihat maintenance mode prompt, jantung saya langsung dag-dig-dug.

Tapi ternyata:

1. Linux punya mechanism untuk prevent kerusakan lebih parah

2. e2fsck bisa fix 90%+ filesystem error

3. Biasanya gak perlu reinstall

4. Data tetap aman

Yang penting:

  • **Jangan panik** 😱
  • **Jangan langsung force reboot**
  • **Baca error message-nya**
  • **Run e2fsck di maintenance mode**

---

Kesimpulan

Masalah boot yang stop di maintenance mode biasanya disebabkan oleh filesystem error yang bisa diperbaiki dengan e2fsck.

**Langkah singkat:**

1. Saat boot stop, enter root password

2. Jalankan `e2fsck -y /dev/sdXX` (ganti dengan partisi yang error)

3. Exit dan lanjut boot

**Prevention:**

  • Shutdown dengan benar
  • Cek hard disk health
  • Backup data secara rutin

Linux itu robust. Maintenance mode itu bukan error, tapi fitur keamanan yang menyelamatkan data kita.

---

Punya Pengalaman Serupa?

Pernah ngalamin masalah boot Linux yang bikin deg-degan?

  • Masalah apa yang kamu alamin?
  • Gimana cara kamu fix-nya?
  • Ada tips prevention lain?

Share di komentar! Let's help each other. πŸš€

---

References

Informasi lebih lanjut:

  • [e2fsck Man Page](https://linux.die.net/man/8/e2fsck)
  • [EXT4 Filesystem Recovery](https://wiki.archlinux.org/title/ext4)
  • [Linux Filesystem Check Guide](https://tldp.org/LDP/Linux-Filesystem-Hierarchy/html/)

---

**Suka dengan artikel ini?**

Ikuti journey saya yang belajar apa aja. Saya share apa yang saya pelajari, masalah yang saya hadapi, dan gimana cara solve-nya.

Kita belajar bareng. πŸš€

linuxtroubleshootingmx-linuxfilesystemdevops
← Back to All Articles

benihkode.web.id

Kebun digital untuk menanam ide, merawat eksperimen, dan memanen produk melalui kode.

Connect with Farmer

Subscribe to growing season updates

Β© 2025 benihkode.web.id. Built with love in the digital garden